Bahasa itu hidup dan selalu berubah, apalagi kalau sudah berbaur dengan budaya dari berbagai penjuru dunia. Bahasa Indonesia pun nggak lepas dari pengaruh bahasa asing, termasuk dari Prancis dan Spanyol yang dulu punya peran besar dalam sejarah kolonial, perdagangan, dan pendidikan di Eropa. Hasilnya, ada banyak kata dalam percakapan kita sehari-hari yang ternyata “dipinjam” dari kedua bahasa itu. Yuk, kita bahas satu per satu!
1. Meja
Kata “meja” yang sering kita pakai di rumah atau kantor ternyata punya akar dari bahasa Portugis mesa, yang juga berasal dari bahasa Spanyol dengan arti yang sama: meja. Dari jalur perdagangan dan kolonial Portugis di Asia Tenggara, kata ini masuk ke bahasa Melayu dan akhirnya ke Bahasa Indonesia.
2. Sabun
“Sabun” berasal dari bahasa Spanyol jabón dan bahasa Prancis savon. Dari Eropa, kata ini menyebar melalui bahasa Portugis sabão, lalu diadopsi ke dalam bahasa Melayu. Jadi, setiap kali kamu mandi pakai sabun, ada sedikit aroma sejarah Eropa di sana!
3. Bangku
Kata “bangku” rupanya punya saudara di banyak bahasa Eropa. Akar katanya berasal dari Portugis banco, yang berarti kursi panjang atau tempat duduk. Dari sana, kata ini menyebar ke berbagai bahasa lain, termasuk Indonesia, dan akhirnya jadi benda wajib di ruang kelas kita.
4. Mentega
“Mentega” berasal dari kata Portugis manteiga, yang juga serumpun dengan manteca dalam bahasa Spanyol. Keduanya berarti lemak hewani atau butter. Jadi, roti yang kamu oles mentega setiap pagi itu sebenarnya menyimpan sedikit jejak kuliner Eropa!
5. Boneka
Lucunya, kata “boneka” berasal dari Portugis boneca, yang punya arti sama: mainan berbentuk manusia. Dari jalur perdagangan Eropa di Asia, kata ini ikut terbawa dan menjadi bagian dari bahasa sehari-hari kita, terutama di dunia anak-anak.
6. Topi
Kata “topi” kemungkinan besar berasal dari bahasa Prancis tope atau chapeau. Pada masa kolonial, pengaruh gaya berpakaian Eropa cukup kuat di Nusantara, termasuk kebiasaan memakai topi untuk melindungi diri dari panas sekaligus sebagai simbol status sosial.
7. Tenda
“Tenda” berasal dari bahasa Portugis tenda, yang berarti tempat berlindung dari kain yang bisa dipasang dan dibongkar. Kata ini masuk ke Indonesia lewat interaksi maritim dan perdagangan, dan sampai sekarang tetap digunakan dengan makna yang sama.
8. Bendera
Kata “bendera” punya akar dari bandeira dalam bahasa Portugis dan bandera dalam bahasa Spanyol, yang berarti kain penanda atau lambang kelompok. Dulu, bendera digunakan di kapal untuk menunjukkan identitas kebangsaan, dan dari situlah kata ini akhirnya dikenal di Nusantara.
9. Lemari
“Lemari” berasal dari Portugis armário, yang berarti tempat menyimpan barang atau pakaian. Ketika orang Eropa memperkenalkan gaya hidup modern dengan perabot rumah tangga, kata ini ikut terbawa dan diadaptasi jadi “lemari”.
10. Sepatu
Kata “sepatu” ternyata berasal dari Portugis sapato, yang sebenarnya diambil dari kata Spanyol zapato. Menariknya, bentuk dan bunyinya hampir nggak berubah sejak ratusan tahun lalu. Dari Eropa sampai Indonesia, sepatu tetap jadi teman setia buat melangkah ke mana pun!
Kalau diperhatikan, banyak kata di atas masuk ke Bahasa Indonesia lewat pengaruh Portugis yang waktu itu sudah lebih dulu meminjam dari Prancis dan Spanyol. Jadi, tanpa kita sadari, lidah kita juga “berwisata” ke Eropa tiap kali ngomong! Menarik, kan, bagaimana bahasa bisa menyimpan jejak sejarah dan pertukaran budaya? Siapa tahu, kata yang sering kamu ucapkan juga punya asal-usul seru dari bahasa lain! Cek artikel seru lainnya di website lenterabasa.com, ya!
